Sabtu, 20 September 2014

Dompet ayahku


Dompet ayahku itu sederhana. Sebuah dompet satu lipatan seperti dompet laki-laki pada umumnya.
Berbahan kulit sitetis dan berwarna hitam. Entah sejak kapan beliau memlikinya, tapi yang jelas dompet itu sudah berubah warna. Sedikit abu-abu disisi pinggir dan berubah bentuk menjadi cekung. Mungkin karena sering diletakkan disaku belakang dan tertindih pantat saat beliau duduk.

Didalamnya sendiri hanya ada beberapa sekat. Sekat utama untuk menyimpan uang dan beberapa sekat untuk meletakkan kartu kredit bagi yang memilikinya.
Sekat uang ayahku hanya berisi lembaran2 uang ribuan, karena setiap beliau pulang merantau semua uangnya dititipkan padaku
Sementara sekat yang biasa berisi kartu kredit, beliau letakkan ktp elektrik yang belum diaktifkan di kecamatan, serta sebuah sobekan kertas bertuliskan nomer rekening agar saat kami butuh uang beliau bisa langsung mentransfernya.
Itulah dompet ayahku.......  

Minggu, 06 April 2014

Intermezo part 2




Hehehe, ini intermezo part 2 saya. Antara curhat, keluhan dan harapan :-D
Curhatnya soal nana nina tp rahasia dan biarkan mengalir layaknya air ;-)
Keluhannya masalah teman, tapi sudahlah namanya sifat sudah susah kalo dirubah. Sabar saja :-(
Harapannyaa.... Semoga semuanya bisa terlewati dengan baik :-D

Rabu, 02 April 2014

D' Masiv - Salah Paham


Setiap waktu selalu saja ku memikirkanmu
Hati ini terasa sedih
Sementara aku masih disini
Ku tak mengerti kenapa engkau pergi

Redakan amarahmu
Ku yakinkan padamu
Ini hanya salah paham
Tatap kedua mataku
Dan engkau akan tahu
Ku tak bisa seperti ini
Jalani hidup tanpa dirimu

Memahami apa yang kurang dari diriku
Memperbaiki kesalahanku
Sementara kamu terus menjauh
Ku tak mengerti kenapa engkau pergi

Redakan amarahmu
Ku yakinkan padamu
Ini hanya salah paham
Tatap kedua mataku
Dan engkau akan tahu
Ku tak bisa seperti ini
Jalani hidup tanpa dirimu

Senin, 24 Maret 2014

Intermezo




Tidak tahu tidak tahu tidak tahu
Lagi-lagi merasakan bimbang, galau tak jelas dan bingung :-D


Rabu, 19 Maret 2014

:-)

Hutang yang sampai kapanpun tak bisa dibayar adalah hutang budi.
Dan aku punya hutang budi, yang tak pernah bisa kubayar. Dan rasanya itu...... :-)

Minggu, 16 Maret 2014

Doa Ayumi - Siji Ati Sewu Janji



Ati seng tansah mbok larani
Sewu janji mung neng lathi
Bedo neng lambe bedo neng ati
Mbok khianati tresno kang suci

Aku ngerti koe ngapusi
Duwe wanito neng mburi
Konangan snadyan disimpen rapi
Tego mblenjani tresno iki

Uwes.... Cukup...
Cukup... Uwes...
Uwes balekno wae aku marang sibuku
Wes entek eluh ing mripatku
Aku wes ora kuat nglakoni
Amblenjani awaku mbok apusi

Ora mung pisan iki awaku mbok apusi
Anging terus koe tak wei ampuning ati
Mekso mbok bolan baleni
Aku terus mbok apusi...

Rabu, 26 Februari 2014

Hati



Tidak tahu apa ini, rasa yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata
Membenci tapi juga merindu
Memikirkan tapi juga ingin melupakan
Rasa sakit yang tak berdasar
Rasa bahagia yang hanya ada diawang-awang
Intuisi yang menurutku benar
Kesimpulan yang ku buat berdasarkan penglihatan
Kau bilang salah kubilang benar
Karena yang nampak itu yang pertama masuk ke logika